Tampilkan postingan dengan label Tyugaz TeKaJe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tyugaz TeKaJe. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Februari 2011

PENAMAAN DNS (Domain Name Service)


FQDN dan PQDN
Fully Qualifed Domain Name (FQDN)

Fully Qualifed Domain Name (disingkat menjadi FQDN), dalam sistem penamaan domain Domain Name System (DNS) merujuk kepada nama bertitik yang dapat mengidentifikasikan sebuah host Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) di dalam jaringan dan Internet. FQDN juga sering disebut sebagai Absolute Domain Name. FQDN didiskusikan dalam RFC 1035, RFC 1123 dan RFC 2181.

Sebuah FQDN dari sebuah host mengandung nama host miliknya digabungkan dengan nama domain (dan subdomain) di mana host tersebut berada, yang kemudian dipisahkan dengan menggunakan tanda titik (.). FQDN umumnya digunakan di dalam Uniform Resource Locator (URL) yang digunakan untuk mengakses halaman web di dalam jaringan dan Internet dan membuat path absolut terhadap ruang nama (namespace) DNS ke host target di mana halaman web tersebut berada. FQDN berbeda dengan nama domain biasa karena FQDN merupakan nama absolut dari domain, sehingga sufiks domain tidak perlu ditambahkan.


Contoh FQDN: untuk sebuah nama FQDN id.wikipedia.org, dapat diambil pernyataan bahwa id merupakan nama host, dan wikipedia.org merupakan nama domain-nya. Panjang maksimum dari FQDN adalah 255 bits.

Partially-Qualified Domain Name (PQDN)

Ada juga beberapa situasi di mana kita dapat merujuk ke perangkat yang menggunakan spesifikasi nama lengkap. Hal ini disebut Partially-Qualified Domain Names (PQDNs), yang berarti bahwa nama itu hanya sebagian menentukan lokasi perangkat. Menurut definisi, PQDN adalah ambigu, karena tidak memberikan path lengkap ke domain. Jadi, satu-satunya dapat menggunakan PQDN di dalam konteks sebuah domain induk tertentu, yang mutlak nama domain dikenal. Kita kemudian dapat menemukan FQDN dari sebuah nama domain tertentu-sebagian dengan menambahkan nama parsial ke nama absolut dari domain induk. Sebagai contoh, jika kita memiliki PQDN "Z" dalam konteks FQDN "yx", kita tahu FQDN untuk "Z" adalah "Zyx"

Membedakan FQDNs dan PQDNs dalam DNS

Saya sebutkan di topik sebelumnya bahwa tanda titik untuk domain root null biasanya dihilangkan. Hal ini berlaku dalam bahasa umum, dan ketika pengguna menentukan nama domain dalam sebuah aplikasi, Anda tidak menggunakan tanda titik di browser Web Anda misalnya. Namun, dalam DNS itu sendiri, dot digunakan untuk membedakan secara jelas FQDN dari sebuah PQDN dalam file master DNS. Hal ini memungkinkan kita untuk menggunakan kedua FQDNs dan PQDNs bersama-sama.. Dalam contoh di atas, "apel" akan mengacu apple.cs.widgetopia.edu. "," Tetapi "apple.com." Akan mengacu pada nama domain yang memenuhi syarat-sepenuhnya untuk Apple Computer, Inc Anda harus berhati-hati tentang mengawasi titik-titik di sini, karena "apple.com" (tidak ada periode trailing) akan PQDN, dan akan lihat "apple.com.cs.widgetopia.edu.", dan bukan domain dari Apple Computer. 


Diagram kerja DNS
Dimisalkan ada client yang menanyakan "berapa alamat ip dari www.itb.ac.id ?" Pertanyaan ini dilemparkan ke DNS server lokal. Dengan segera DNS server lokal memeriksa databasenya. Kemudian ternyata www.itb.ac.id tidak terdapat didalam databasenya. Lalu ia memeriksa cache. Bila ada, jawaban lansung diberikan ke client. Tapi bila tidak ada, maka ia akan mencari jawabannya ke root DNS. Root DNS pasti mempunyai database yang dimaksud dan memberikannya ke DNS server local dan pada akhirnya diberikan ke client tadi.

Root DNS ini memuat seluruh daftar nama yang ada di dunia. Dan Root DNS ini tidak hanya terdiri dari satu server melainkan sekitar 13 server yang diletakkan di seluruh dunia.

Secara garis besar pembagian domain dunia memakai dua jenis. Yang pertama berdasarkan jenis institusi, antara lain :

· .com untuk organisasi komersial

· .org untuk organisasi non-komersial

· .edu untuk institusi pendidikan
 

Minggu, 15 November 2009

Cara Kerja RIP

Proses RIP beroperasi dari port 520 UDP; semua pesan RIP di enkapsulasi dalam sebuah segment UDP dengan kedua port source dan destination di set 520. RIP mendefinisikan 2 jenis pesan (message): Request messages dan Response messages. Request message digunakan untuk meminta router neighbor mengirimkan update. Response message membawa update. Metric yang digunakan oleh RIP adalah hop count, dengan 1 menandakan network yang terhubung langsung (directly connected) dan 16 menandakan network unreachable.

Pada saat pertama kali aktif, RIP mem-broadcast keluar sebuah paket yang membawa Request message melalui semua interface yang mengenable RIP. Proses RIP kemudian memasuki fase mendengarkan Request RIP atau mengirimkan Response message. Neighbor yang menerima pesan Request akan mengirimkan Response yang berisi tabel routing mereka.

Ketika router yang merequest menerima Response message, router akan memproses informasi yang ada didalamnya. Jika terdapat entri route tertentu yang belum dikenali, maka router akan memasukkannya kedalam tabel routing beserta address dari router yang meng-advertise paket. Jika terdapat entri route yang ternyata sudah ada didalam tabel routing, maka entri yang sudah ada akan digantikan hanya jika entri route yang baru memiliki hop count yang lebih rendah. Jika hop count yang baru lebih tinggi daripada hop count yang telah tersimpan dan paket update berasal dari router next-hop yang tersimpan dalam tabel, maka entri route akan ditandai sebagai unreachable selama waktu yang terdapat dalam holddown period. Jika holddown period telah berakhir dan neighbor yang sama masih tetap meng-advertise entri dengan hop count yang lebih tinggi tersebut, maka metric yang baru (yang lebih tinggi) akan diterima.


RIP Timers and Fitur-Fitur Kestabilan

Setelah startup, router dengan tanpa sebab akan mengirimkan Response message ke semua interface yang mengaktifkan RIP setiap 30 detik. Response message, disebut juga update, berisi seluruh tabel routing dengan pengecualian entri-entri yang ditolak oleh aturan split horizon. Update timer yang menginisiasi periode update ini menyertakan variabel random untuk mencegah terjadinya sinkronisasi. Hasilnya, waktu antara update individu dari proses RIP yang regular berkisar antara 25 sampai 35 detik. Variabel random spesifik yang digunakan oleh Cisco IOS, RIP_JITTER, mengurangi sampai dengan 15 %(4.5 detik) dari waktu update. Karena itu, update dari route Cisco bervariasi antara 25.5 sampai 30 detik. Address destination untuk update adalah address broadcast (255.255.255.255).

Beberapa timer yang lain juga digunakan dalam RIP. Seperti yang dibahas dalam protokol routing distance vector, sebuah timer yang disebut invalidation timer, yang digunakan oleh protokol distance vector digunakan untuk membatasi seberapa lama sebuah entri route dapat berada pada tabel routing tanpa di update. RIP menamakan timer ini sebagai expiration timer atau timeout. Cisco IOS menyebutnya invalid timer. Expiration timer dimulai dari 180 detik saat sebuah entri route baru dimasukkan dan akan di reset pada nilai awal setiap kali ada update yang didapat untuk entri route tersebut. Jika sebuah update untuk entri route tidak pernah diterima dalam waktu 180 detik (6 kali periode update), maka hop count dari entri route tersebut akan di set menjadi 16, yang berarti akan dianggap unreachable.

Timer yang lain, garbage collection atau flush timer, di set sebesar 240 detik, 60 detik lebih lama dari expiration timer, sebuah entri route akan di advertise dengan metric unreachable sampai flush timer ini berakhir, yang kemudian entri route akan dihapus dari tabel routing. Contoh berikut menunjukkan tabel routing yang didalamnya terdapat entri route yang ditandai sebagai unreachable tetapi belum dihapus dari tabel routing.

Mayberry#show ip route
Codes: C – connected, S – static, I – IGRP, R – RIP, M – mobile, B – BGP
D – EIGRP, EX – EIGRP external, O – OSPF, IA – OSPF inter area
E1 – OSPF external type 1, E2 – OSPF external type 2, E – EGP
i – IS-IS, L1 – IS-IS level-1, L2 – IS-IS level-2, * – candidate default
Gateway of last resort is not set
10.0.0.0 255.255.0.0 is subnetted, 4 subnets
C 10.2.0.0 is directly connected, Serial0
R 10.3.0.0 255.255.0.0 is possibly down,
routing via 10.1.1.1, Ethernet0
C 10.1.0.0 is directly connected, Ethernet0
R 10.4.0.0 [120/1] via 10.2.2.2, 00:00:00, Serial0

Timer ketiga yang dimiliki RIP adalah holddown timer. Sebuah update dengan hop count yang lebih besar daripada metric yang tersimpan dalam tabel routing akan menyebabkan entri route mengalami holddown timer selama 180 detika (6 kali periode update).

Timer-timer ini dapat dimanipulasi dengan perintah berikut:

timers basic update invalid holddown flush

Perintah ini mempengaruhi keseluruhan proses RIP. Jika timing dari salah satu router berubah, maka timing dari semua router dalam domain RIP akan berubah. Karena itu, timer-timer ini tidak seharusnya diubah dari nilai defaultnya tanpa alasan yang spesifik.

RIP mengimplementasikan split horizon with poison reverse dan triggered update. Triggered update akan terjadi setiap kali terjadi perubahan pada metric dari sebuah entri route, dan tidak seperti update regular yang terjadwal, trigered update hanya menyertakan entri-entri yang mengalami perubahan saja. Dan juga triggered update tidak menyebabkan router penerima mereset udpate timer; jika tidak, maka perubahan topologi dapat menyebabkan banyak router harus mereset update timer pada saat bersamaan dan hal itu dapat menyebabkan update regular menjadi sinkron. Untuk menghindari seringnya terjadi trigered update setelah terjadi perubahan topologi, digunakanlah sebuah timer lain. Ketika triggered update dikirimkan, maka timer ini secara random di set antara 1 dan 5 detik, dalam rentang waktu ini, triggered update yang lain tidak boleh dikirimkan.

Beberapa host boleh saja menjalankan RIP dalam mode “silent“. Dinamakan demikian karena host tersebut tidak mengirimkan update RIP, tetapi selalu mendengarkan update-update RIP dan mengupdate tabel routing mereka berdasarkan pesan yang diterima. Misalnya, mesin unix yang menggunakan routed dengan parameter -q berarti mengaktifkan RIP dalam mode silent.

Senin, 02 November 2009

Dhcp server redhat 9

Dynamic Host Configuration Protocol atau yang dikenal sebagai DHCP
adalah protokol yang dapat mengkonfigurasi alamat IP pada host secara dinamis,
sehingga seorang administrator tidak perlu mengkonfigurasi network address setiap
komputer yang ada dalam suatu network (host) satu per satu yang dapat menyita
waktu kerja administrator jika komputer client/host berjumlah puluhan bahkan
ratusan. DHCP telah digunakan secara luas, terutama pada jaringan yang berskala
besar, penggunaan DHCP tersebut merupakan suatu usaha meminimalisasi
konfigurasi network address dan setting network lainnya pada seluruh host dalam
suatu network, karena seluruh konfigurasi host/client telah diatur dan ditentukan oleh DHCP server, sehingga saat ada penambahan komputer baru pada network tersebut, komputer/host tersebut langsung dapat berkomunikasi dengan host lainnya dengan menggunakan network address yang telah diberikan dan dikonfigurasi oleh DHCP server saat host tersebut melakukan booting.
Pada sistem operasi UNIX dan Windows serta lainnya telah menyediakan
paket atau software DHCP server ini, administrator hanya melakukan konfigurasikonfigurasi parameter yang nantinya akan dikirimkan ke DHCP client sebagai konfigurasi IP address client dan lainnya saat DHCP client melakukan booting, namun kemungkinan administrator jaringan pemula tidak mengetahui proses kerja DHCP dibalik layar, pesan-pesan apa saja yang dikirimkan ke dalam media jaringan oleh DHCP server ataupun DHCP client untuk melakukan konfigurasi alamat IP pada suatu jaringan komputer, oleh karena itu, pada penelitian dikembangkan sebuah perangkat lunak DHCP server yang diupayakan untuk dapat memberikan gambaran tentang protokol DHCP ini dalam bentuk algorithma pemrograman java, pesan-pesan apa yang dikirimkan dan apa yang dilakukan oleh DHCP server atau DHCP client dalam suatu network saat komputer host melakukan booting hingga host dapat saling berkomunikasi dalam network tersebut.
Kelebihan Dan Kekurangan DHCP
» Kelebihan :
- Memberikan ip address secara otomatis
- Kecil kemungkinan untuk terjadi ip conflict
- Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
- Dapat melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
- DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
- DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
» Kekurangan :
- Jika server mati maka client tidak akan mendapatkan ip address
-
Tujuan pembelajaran dhcp
1. siswa dapat memahami manfaat / kegunaan dari DHCP Server.
1. siswa memhami kelebihan dan kekurangan penggunaan ip dinamis dibandingkan dengan ip statis
1. siswa dapat melakukan konfigurasi DHCP server pada system opersi linux, serta konfigurasi dhcp client pada linux dan windows.
Tugas pendahuluan
1. Apa fungsi dari DHCP Server ?
2. Apa kelebihan & kekurangan penggunaan IP dinamis dibanding dengan IP statis ?
3. Selaian IP address, informasi apa lagi yang bisa diberikan oleh DHCP
server?
4. Pada REdhat Linux, file apa yang digunakan untuk :
a. Konfigurasi DHCP server
b. Menyimpan history pemakaian IP oleh client
Jawaban :
1.Memberikan ip secara otomatis
3.DNS, Ftp, dll
1. a. dhcpd.conf.sample
b .
Kesimpulan ( Langkah kerja konfigurasi dhcp )
» Penginstalan dan konfigurasi dhcp server
Untuk melakukan penginstalan dhcp pada server dengan system operasi linux redhat 9 kita bias meggunakan cd 2 dari redhat. Sebelum melakukan penginstalan terlebih dahulu cek apakah paket sudah terinstall atau belum, dengan mengetikkan baris perintah berikut ini. Terlebih dahulu login sebagai root.
# rpm –qa | grep dhcp
Jika ada tampilan seperti berikut, maka di computer anda sudah terinstall dhcp.
dhcp-devel-3.0pl1-23
dhcp-3.0pl1-23
Jika tidak maka lakukan langkah berikutnya, yaitu dengan memasukkan cd 2 dari redhat kemudian mount dan masuk ke dalam direktori /cdrom/redhat/rpms dengan perintah berikut
# mount /dev/cdrom /mnt/cdrom
# cd /mnt/cdrom
# ls –l
# cd RedHat
# ls –l
# cd RPMS
Setelah berada di dalam direktori rpms cari package dhcp.xxxx.rpm (xxx = nomer versi) kemudian install
# rpm –ivh dhcp*.rpm
Setelah proses install selesai, sekarang kita tinggal mengkonfigurasi dhcp tersebut. Cari file konfigurasi dhcp ( dhcp.conf.sample )
Pada direktori /usr/share/doc/dhcp-3.opl1/
# cd /usr/share/doc/dhcp-3.opl1/
Setelah itu kita tinggal mengkonfigurasi atau mengedit file dhcpd.conf.sample, namun terlebih dahulu copy file dhcpd.conf.sample ke direktori /etc/dhcpd.conf
# cp dhcpd.conf.sample /etc/dhcpd.conf
Kemudian masuk ke direktori /etc untuk megedit file konfigurasi dhcp
# cd /etc
setelah berada pada direktori /etc lanjutkan dengan mengedit file dhcpd.conf
# vi dhcpd.conf
Kemudian akan muncul seperti dibawah ini
Setelah di edit( jangan lupa untuk menyimpan file hasil konfigurasi) sekarang anda tinggal mengaktifkan service dhcp server dengan mengetikkan perintah berikut

# service dhcpd start ( untuk menjalankan )
# service dhcpd stop ( untuk mematikan service )
# service dhcpd restart ( untuk merestart )
# service dhcpd status ( untuk melihat status )
Apabila tidak terjadi kesalahan pada saat mengedit tadi maka pada saat anda merestart service dhcp server anda tidak terdapat eror, jika terdapat error berarti ada kesalahan pada saat mengedit tadi, silahkan dilihat kesalahannya kemudian edit kembali. Jika semua sudah beres maka sekarang kita tinggal mensetting ip pada client.
Untuk memnsetting buka command prompt. Klik start > run > ketik “cmd”. Setalah berada didalam command prompt ketik perintah berikut
C:Documents and Settingsoche>ipconfig /all
Maka akan tampil informasi mengenai ip address anda, untuk meggunakan dhcp server maka ip address harus di release terlebih dahulu
C:Documents and Settingsoche>ipconfig /release
Kemudian cek kembali ip address anda apabila sudah kosong, maka sekarang anda tinggal meminta ke server ip address dengan cara megetikkan perintah berikut
C:Documents and Settingsoche>ipconfig /renew
Tunggu beberapa menit sampai proses permintaan ip selesai, untuk melihat apakah sudah ada client yang meminta ip maka kita tinggal mengetikkan perintah berikut pada server ( linux redhat )
# tail –f /var/lib/dhcp/dhcpd.leases
sampai disini proses telah seleai untuk setting dhcp server pada server dan client. Terima kasih

Membuat router degan linux Debian (Dinamis Router)

Caranya :
1.Komputer harus terinstal SO LInux Debian
2. Sediakan dua PC, satu sebagai Router dan satunya lagi sebagai Klien
3. Pada Login : isikan user Root dan masukkan Passwordnya
4. Setelah itu masuklah pada folder etc dengan mengetikkan cd etc
5. Kemudian masuklah lagi pada folder network dengan mengetikkan cd network
6. Apabila ingin menggunakan cara yang lebih praktis maka ketikkan cd etc/network
7. Kemudian ketikkan pico atau vi interfaces, untuk mengatur ip nya
8. Untuk vi interfaces pada Router ketikkan seperti dibawah ini
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.10.36
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.10.255
network 192.168.10.0
gateway 192.168.10.1
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.15.1
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.15.255
network 192.168.15.0
iface lo inet loopback
9. Untuk vi interfaces pada client ketikkan seperti dibawah ini
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.15.3
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.15.255
network 192.168.15.0
gateway 192.168.15.1
iface lo inet loopack

10. Kemudian aturlah ip tablenya dengan menggunakan cara, ketikkan pada pc Router -t
nat -A POSTROUTING -s 192.168.15.0/24 -j MASQUERADE
11. Setelah itu ketikkan ip tables-save
12. Lalu restart dengan menggunakan perintah /etc/init.d/networking restart
13. Untuk mengecek apakah ip tables sudah masuk maka ketikkan perintah iptables -t
nat -n -L
14. Setelah itu keluarlah dari folder network dengan perintah cd ..
15. Pada folder etc bukalah file sysctc1 dengan perintah vi atau pico sysctc1.conf,
Hapuslah tanda pagar (#) pada kata # net.ipv4.conf.default.forwading=1
16. Setelah itu lakukan ping antara Router dan client, apabila bisa diping maka pembuatan router telah berhasil
instal dulu quagganya
#apt-get install quagga
Kemudian konfigurasi akan berada pada /etc/quagga, dan edit file debian.conf dan daemons.conf.
enable kan daemon zebra dan ripd dulu dan buat file konfigurasi kosong:
zebra=yes
bgpd=no
ospfd=no
ospf6d=no
ripd=yes
ripngd=no
isisd=no
1. Membuat config file rip…untuk mudahnya copy saja contoh file konfigurasi rip yang ada di /usr/share/doc/quagga/examples ke /etc/quagga/…
# cp /usr/share/doc/quagga/examples/ripd.conf.sample /etc/quagga/ripd.conf
2. Aktifkan daemon rip..dengan cara edit file /etc/quagga/daemons
# vim /etc/quagga/daemons
rubah ripd=no menjadi ripd=yes
3. Restart service quagga
# /etc/init.d/quagga restart
4. Verifikasi daemon quagga yang sudah running
# ps -ef | grep quagga…akan terlihat daemon quagga yang sudah running
lalu
melalui remote vty
telnet ke port 2602
root@opera zebra# telnet 127.0.0.1 2602
Hello, this is zebra (version 0.94).
Copyright 1996-2002 Kunihiro Ishiguro.
password standart rip : zebra
Konfigurasi RIP sangat sederhana, secara umum hanya membutuhkan 3 entri dalam running configurasi.
Masukkan network mempunyai router tetangga RIP dan network yang akan disebarkan ke router tetangga.
ripd(config)# router rip
ripd(config-router)# network 192.168.1.0/24
ripd(config-router)# network 10.1.1.0/24
ripd(config-router)# ^z
ripd#
Untuk memeriksa status RIP
ripd# show ip protocols
Routing Protocol is “rip”
Sending updates every 30 seconds with +/-50%, next due in 7 seconds
Timeout after 180 seconds, garbage collect after 120 seconds
Outgoing update filter list for all interface is not set
Incoming update filter list for all interface is not set
Default redistribution metric is 1
Redistributing:
Default version control: send version 2, receive version 2
Interface Send Recv Key-chain
Routing for Networks:
10.1.1.0/24
192.168.1.0/24
Routing Information Sources:
Gateway BadPackets BadRoutes Distance Last Update
Distance: (default is 120)
Untuk melihat routing yang didapat dari RIP tetangga.
ripd# show ip rip
Codes: R - RIP, C - connected, O - OSPF, B - BGP
(n) - normal, (s) - static, (d) - default, (r) - redistribute,
(i) - interface
Network Next Hop Metric From Time
Jangan lupa untuk menyimpan konfigurasi kedalam file.
ripd# write memory
Configuration saved to /etc/zebra/ripd.conf

Rabu, 28 Oktober 2009

Install samba Redhat 9

Berikut adalah cara untuk menginstall samba pada linux RedHat 9

Untuk mengecek aplikasi samba sudah ter install / belum pada OS Redhat
[root@server home]# rpm -qa |grep samba
samba-common-2.2.7a-7.9.0
samba-client-2.2.7a-7.9.0
samba-2.2.7a-7.9.0
redhat-config-samba-1.0.4-1
[root@server home]#
Jika muncul tampilan di atas berati sudah ter install, tapi jika tidak muncul harus install palikasi samba di redhat anda
langkah install
1. masukkan cd 1 redhat
2. aktifkan cd redhat (masuk pada folder redhat -> rpm)
3. copy file2 dibawah ini pada root
samba-common-2.2.7a-7.9.0
samba-client-2.2.7a-7.9.0
samba-2.2.7a-7.9.0
redhat-config-samba-1.0.4-1
4. masuk terminal aktif di folder root
5. root # rpm -ivh samba-common-2.2.7a-7.9.0
6. root # rpm -ivh samba-client-2.2.7a-7.9.0
7. root # rpm -ivh samba-2.2.7a-7.9.0
8. root # rpm -ivh redhat-config-samba-1.0.4-1
9. cek lagi apakah samba berhasil di install :
[root@server home]# rpm -qa |grep samba
samba-common-2.2.7a-7.9.0
samba-client-2.2.7a-7.9.0
samba-2.2.7a-7.9.0
redhat-config-samba-1.0.4-1
[root@server home]#
10. jika muncul seperti di atas berati berhasil
11. Mengaktifkan samba
[root@server profiles]# service smb start atau restart
Shutting down NMB services: [ OK ]
Shutting down SMB services: [ OK ]
Starting NMB services: [ OK ]
Starting SMB services [ OK ]
[root@server profiles]#
12. Membuat user samba
1. Buat username Linux dengan perintah useradd
[root@server profiles]# useradd tom
[root@server profiles]# ls tom
[root@server profiles]# chown tom tom/
Pembuatan user baru ini tak perlu menggunakan password agar username tersebut tidak dapat
digunakan untuk telnet atau ssh ke server.Penggantian kepemilikan milik tom, yang hanya
dapat diakses oleh user tom.
2. Selanjutnya buat agar user name tersebut tersedia pada Samba server menggunakan perintah
smbadduser seperti dibawah ini:
[root@server profiles]# smbadduser
———————————————————-
[root@server profiles]# smbadduser Ahmad:Ahmad
Adding: tom to /etc/samba/smbpasswd
Added user Ahmad.
———————————————————-
ENTER password for Ahmad
New SMB password:
Retype new SMB password:
Password changed for user Ahmad.
Password changed for user Ahmad.
[root@server profiles]#
Gunakan perintah smbpasswd untuk mengganti password user samba, dan password di sistem
Linux dengan di Server Samba dapat berbeda.
13. Untuk mencoba Samba
a. Aktifkan home
b. pada lokasi : smb://[no ip komputer anda]
c. masukan user : tom
d. masukan password : tom
coba cek apakah berhasil ?
14. untuk menambah folder yang di sharing
Dengan GUI :
a. main menu ->System setting -> server Setting -> samba Server
b. klik add
c. klik browse : pilih folder yang akan di sering
d. beri keterangan folder tersebut
c. klik OK

Dasar2 PHP

Apa itu PHP?
PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). Dengan PHP ini Anda dapat membuat beragam aplikasi berbasis web, mulai dari halaman web yang sederhana sampai aplikasi komplek yang membutuhkan koneksi ke database.

Berikut juga disampekan cara menginstall program PHP
Install PHP pada Windows 98

1. Setelah Anda mendapatkan PHP dalam bentuk file zip, segera ekstrak dengan menggunakan WinZip atau pun WinRar.
2. Ganti nama file php.ini-dist menjadi php.ini.
3. Copy semua file tersebut (totalnya ada 10 file) ke directory Windows Anda (biasanya C:\Windows).

Langkah selanjutnya adalah mengganti setting pada registry Windows.

1. Dari menu Start, pilih Run.
2. Ketikkan regedit, klik OK.
3. Buka cabang HKEY_CLASSES_ROOT.
4. Buat key baru dengan cara klik kanan pada HKEY_CLASSES_ROOT, pilih New - Key.
5. Beri nama key tersebut dengan .php3.
6. Pada panel sebelah kanan klik 2x pada [Default] dan isi dengan php3file.
7. Buat key baru lagi pada HKEY_CLASSES_ROOT.
8. Beri nama key baru tersebut dengan php3file.
9. Pada php3file, buat key baru dengan nama Shell.
10. Pada php3file\Shell, buat key baru dengan nama Open.
11. Pada php3file\Shell\Open, buat key baru dengan nama Command.
12. Pada panel sebelah kanan klik2x pada [Default] dan isi dengan C:\Windows\php.exe.
13. Buka key HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\
Services\W3SVC\Parameters\Script Map.
14. Pada panel sebelah kanan buat string value baru dengan cara klik kanan (pada panel sebelah kanan), pilih New - String Value.
15. Beri nama dengan .php3.
16. Klik 2x pada .php3 tersebut.
17. Isi dengan C:\Windows\Php.exe.

Untuk mengecek apakah PHP Anda sudah terinstall dengan baik, tulis kode berikut ini dan simpan dengan nama test.php3.



Jika PHP sudah terinstall dengan baik maka saat file tersebut dibaca dari browser akan terlihat informasi mengenai PHP.

DAsar2 visUaL basiC

Seperti halnya program laninnya seperti PHp.
Visual Basic atau yang lebih familiarnya VB.
Visual basic adalah sebuah bahasa pemrograman yang mudah dipelajari dan tutorial ini akan mengantarkan anda untuk memasuki dunia VB dengan enjoy.

Dengan Visual basic, kamu bisa ngembangin aplikasi dan game-game berbasis Windows.

Tertarik?

Visual basic lebih cocok untuk pengembangan aplikasi dibandingkan pengembangan game. Kamu bisa aja membuat game yang menakjubkan menggunakan Visual basic, tetapi jika kamu ingin membuat game profesional yang lebih canggih seperti Quake 2, maka kamu mungkin lebih baik memilih untuk menggunakan bahasa lain (seperti C++), yang tentunya akan jauh lebih sulit untuk digunakan.

Namun demikian, Visual basic sebenarnya sudah sangat memadai untuk memenuhi hampir semua kebutuhan pemrograman aplikasi dangame yang kamu inginkan.


Keuntungan Visual basic:

- Bahasa yang sederhana. Banyak hal yang mungkin sulit dilakukan jikak kita menggunakan bahasa pemrograman lainnya, akan dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan Visual basic.

- Karena Visual basic sangat populer, maka sangat banyak sumber-sumber yang dapat kamu gunakan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan kau baik berupa buku, web site dll (tentu saja salah satunya adalah http://prothelon.com J). Dengan banyaknya sumber-sumber tersebut, maka tentu saja kamu akan sangat mudah menemukan jawaban atas persoalan yang kamu hadapi kan?

- Kamu bisa memperoleh banyak tools baik gratis maupun tidak di Internet yang akan sangat membantu menghemat waktu kamu dalam pemrograman. Contoh, jika kamu ingin membuat program untuk melakukan ping ke salah satu komputer di jaringan kamu, alih-alih membuat program ping tersebut sendiri, kamu bisa donlot sebuah kontrol yang melakukan hal tersebut dan menempelkannya di program kamu. Jika dibandingkan dengan bahasa lain, Visual basic memiliki variasi tools yang paling luas lho.


Kekurangan Visual basic:

- Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang powerful, tetapi sebenarnya tidak terlalu bagus untuk membuat game-game yang benar-benar memuaskan.

- Lebih lambat dibandingkan bahasa pemrograman lain.

Jaringan Komputer

Konsep Jaringan
Jaringan adalah suatu set perangkat keras dan lunak didalam suatu sistem yang memiliki suatu aturan tertentu yang mengatur seluruh aktivitas dan perilaku anggota-anggotanya dalam melakukan suatu aktivitas.
Satu komputer yang terkoneksi ke jaringan menjadi satu node dari jaringan tersebut. Selain yang bukan komputer juga dapat menjadi node sepanjang mereka dapat berkomunikasi melalui jaringan,dengan mengirim dan menerima datanya terhadap node-node yang lain. Istilah "host" secara umum diartikan sebagai komputer yang terkoneksi ke jaringan yang dapat memberikan layanan jaringan (network service). Data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lain dalam jaringan dibawa oleh medium jaringan. Medium yang banyak digunakan adalah Ethernet, termasuk juga Token Ring, FDDI (Fiber Distributed Data Interface; medium yang menggunakan serat optik) dan Apple's LocalTalk.

Komponen Jaringan
Komponen dari suatu jaringan adalah node dan link. Node adalah titik yang dapat menerima input data ke dalam jaringan atau menghasilkan ouput informasi atau kedua-duanya. Node dapat berupa sebuah printer atau alat-alat cetak lainnya, atau suatu PC atau komputer mikro sampai komputer yang raksasa atau modem. Sedangkan link adalah kanal atau jalur transmisi untuk arus informasi atau data diantara node. Link dapat berupa kabel, sistem gelombang mikro, laser, atau sistem satelit.
Jaringan yang masing-masing node terletak di lokasi yang berjauhan satu dengan yang lainnya dan menggunakan link, berupa jalur transmisi jarak jauh disebut dengan jaringan eksternal. Sedangkan jaringan yang masing-masing node terpisah dalam jarak yang lokal dan menggunakan link berupa jalur transmisi kabel dsebut sebagai jaringan lokal atau LAN (lokal area network).


Protokol Jaringan

Dalam dunia komunikasi data komputer, protokol mengatur bagimana sebuah komputer berkomunikasi dengan komputer lain. Dalam jaringan komputer dapat menggunakan banyak macam protokol tetapi agar dua buah komputer dapat berkomunikasi, keduanya perlu menggunakan protokol yang sama. TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yang terhubung ke internet berkomunikasi dengan protokol ini. Karena menggunakan protokol yang sama, yaitu TCP/IP, perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah, sehingga jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke internet, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan bumi manapun.

MERAKIT KOMPUTER ZYREX

zyrex

Kelompok 9

ZYREX

P/N :FGS / 0810 /029-520
PO :88793
S/N :02ZO710I3082

Product description : PC zyrex studia (type 1)
packing list :
PC
Dual core 2.0 Ghz
HDD SATA 80 GB
Zyrex keyboard
zyrex mouse pad
extra fan
kartu garansi
Zyrex mouse ZA 305

Barang – barang dalam kardus :
CD drive
Stiker SMK zyrex
mouse
fan + processor
kartu garansi
keyboard
kabel power
casing

spesifikasi motherboard :
tipe : P4 m 900 T -M2 REV :1.0
15- K 49 -011008

on board :
DB 9
mouse dan keyboard
USB port
audio
VGA slot
PCI slot
RAM slot
processor socket
baterai CMOS

technical parameter :
Rated voltage : 12 VDC
operating voltage : 10.8 -13.2 VDC
starting voltage : 7 VDC
rated curent : 0.19a + 10 %

type power supply :
-AC I/p :VOL :115 /230v-CUR : 10/6A MAX FREQ : 60 – 50 Hz

Harddisk:
-western digital
S/N : WMAM 9CNR 2313
Product of malaysia
-drive parameter :LBA 156 30 1488
-MPL : WD 800RD -22 MR A1
-Date :23 jul 2008
-Dcm : HSBANTJCA
-DVD- ROM Drive SH-D1 62
-merek samsung
-DVD multipleyer

Followers

Daftar Blog Saya

thanks

Thank You Myspace Comments